Update Kali Ini Mei 2020

  • Whatsapp

Kalau saya gini kronologinya

  • Sebelum korona visitor rata2 7.000an pendapatan sebulan anggap 1.2 Triliyun
  • 15 Maret pas korona lagi hits2nya mulai naik ke 10.000 visitor per hari
  • Dari tanggal 15 Maret sampe 4 Mei, visitor rata2 jadi naik ke 13.000 tapi pendapatan turun jadi 1 Triliyun doang perbulan. tutrun 200ribu miliyar.
  • Setelah 4 Mei, artikel2 yang posisinya #1 selama 1 tahun terakhir di google search sekarang ada yang pindah ke #7 bahkan ada yang pindah ke halaman 2.

Anggap keyword artikel yang serp nya turun di website saya itu “cara menggunting kuku biawak di tengah laut”, nah sekarang posisi 1 untuk keyword tersebut diambil alih oleh perusahaan kapal selam yang strategi SEO nya bikin blog di website perusahaannya, kaya gini lah kurang lebih kapalselamantibocor.com/blog/cara-menggunting-kuku-biawak-di-tengah-laut/

Pedahal website kapalselamantibocor.com gak ada urusan sama biawak dia itu website nya tentang sewa kapal selam, jual beli kapal selam, tips memperbaiki kapal selam, cuma karena dia dianggap memiliki authority di sektor laut, al hasil keyword “cara menggunting kuku biawak di tengah laut” dia yang pegang.

Yang lebih parah isi artikel kapalselamantibocor.com/blog/cara-menggunting-kuku-biawak-di-tengah-laut/ nya ditulis oleh writer freelancer yang juga tidak ada pengalaman dibidang menggunting kuku biawak, hasilnya si artikelnya menurut saya kurang komprehensif dalam membahas metode pengguntingan kuku biawak ditengah laut.

Jadi sekarang ekosistem google search itu ibaratnya kaya gini:
ada jalan, sebut aja namanya jalan sarinah, di jalan sarinah itu ada warung kecil yang jual pecel madiun sejak tahun 2015,

nah kemudian pas tahun 2020, ada orang yang punya toko besi namanya jaya abadi di jalan sarinah, ikut jual pecel madiun dengan harapan orang yang beli pecel di toko besi jadi pengen beli semen, batu koral, pasir, dll (pecelnya kurang begitu enak soalnya yang bikin orang palembang & baru belajar masak pecel madiun, sebenernya dia sendiri gak suka makan pecel madiun).

Nah google itu ibarat tukang parkir yang pas ada orang nanya “bang, tukang pecel terbaik dimana?” terus dia jawab “coba ke toko besi jaya abadi aja, disana kan jual peralatan dapur, pasti pecelnya oke”

Related posts